Sejak didirikan pada tahun 2001 hingga sekarang, perusahaan telah tumbuh dan berkembang dengan sangat membanggakan. Diawali dengan teknologi Pan Granulation, berbagai produk unggulan pupuk NPK granule dan pupuk mikro granule telah dihasilkan.
Produk Unggulan
Produk unggulan kami yang terbaik untuk anda
Berpengalaman sejak 2001
Kami berpengalaman sudah lebih dari 10 tahun
Pengiriman tepat waktu
Perseroan menjamin pengiriman tepat waktu dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) kembali memperkuat strategi pertumbuhan berbasis lapangan melalui penyelenggaraan Farmer Field Day (FFD) yang secara konsisten dijalankan di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan terbaru dilaksanakan di lahan cabai milik Pak Supriyanto, Desa Kamongan, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah (5/05).
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 65 peserta yang terdiri dari petani lokal, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari berbagai wilayah di Kecamatan Srumbung. Dalam kesempatan tersebut, NPGF tidak hanya memberikan edukasi terkait praktik budidaya cabai yang efektif, tetapi juga membagikan sampel produk unggulan seperti Pupuk NPG 16-16-16-TE dan NPG Booster 13-6-27-4-TE sebagai bentuk pendekatan langsung kepada petani.
Pada lahan seluas ±1.700 meter persegi tersebut, seluruh siklus budidaya cabai mulai dari fase vegetatif hingga generatif menggunakan Pupuk NPG secara penuh.
Hasilnya terukur. Tanaman telah memasuki petikan ke-13 dengan kondisi tetap optimal: tidak ditemukan gejala layu, struktur batang kuat, serta produktivitas buah yang masih tinggi dan konsisten. Ini menjadi indikator penting bahwa formulasi pupuk NPG mampu menjaga stabilitas tanaman bahkan dalam kondisi cuaca yang kurang ideal.
Lebih relevan lagi, performa ini terjadi di tengah curah hujan yang masih tinggi, salah satu faktor risiko utama dalam budidaya cabai karena rentan memicu penyakit dan penurunan hasil panen. Namun, pada demplot ini, tanaman tetap sehat tanpa indikasi serangan hama signifikan seperti patek.
Dalam kesempatan ini, NPGF juga memperkenalkan produk baru berupa MKP dan KNO3 sebagai bagian dari penguatan portofolio nutrisi tanaman.
Pak Supriyanto selaku pemilik lahan menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan program ini:
“FFD seperti ini sangat berdampak langsung bagi kami. Harapannya bisa terus dilakukan secara rutin, sehingga semakin banyak petani, termasuk KWT di wilayah ini yang mendapatkan manfaat nyata dan bisa meningkatkan hasil pertanian mereka dengan Pupuk NPG.”
Dari sisi penyuluh, validasi juga datang dari lapangan. Pak Amrul Jihad, PPL yang mendampingi wilayah Desa Ngablak, Kemiren, dan Mantingan, menekankan relevansi kegiatan ini:
“Momentum FFD ini tepat karena dilakukan saat curah hujan masih tinggi. Di kondisi seperti ini, edukasi menjadi krusial. Yang menarik, hasil di lahan ini menunjukkan bahwa penggunaan Pupuk NPG tetap mampu menjaga kesehatan tanaman tanpa serangan hama seperti patek. Ini menjadi bukti nyata bagi petani.”
Sementara itu, Cika Deswert selaku Public Relations NPGF yang turut hadir menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun kepercayaan pasar berbasis kinerja riil:
”Kami tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi pada hasil yang terukur dan dapat direplikasi. FFD menjadi sarana bagi kami untuk menunjukkan konsistensi kinerja produk NPGF dalam praktik budidaya secara langsung. Dengan pendekatan ini, kami mendorong peningkatan produktivitas petani secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.”
Kegiatan seperti FFD ini tidak hanya memperkuat brand di tingkat petani, tetapi juga menjadi bentuk validasi pasar yang mendorong peningkatan demand secara organik. Konsistensi pelaksanaan program ini berperan dalam memperkuat basis pendapatan perusahaan, sekaligus menciptakan fondasi pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Melalui kombinasi antara demonstrasi produk, edukasi, dan ekspansi portofolio, NPGF memposisikan diri tidak hanya sebagai produsen pupuk, tetapi sebagai mitra pertanian yang berorientasi pada hasil...
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) kembali memperkuat strategi pertumbuhan berbasis lapangan melalui penyelenggaraan Farmer Field Day (FFD) yang secara konsisten dijalankan di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan terbaru dilaksanakan di lahan cabai milik Pak Supriyanto, Desa Kamongan, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah (5/05).
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 65 peserta yang terdiri dari petani lokal, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari berbagai wilayah di Kecamatan Srumbung. Dalam kesempatan tersebut, NPGF tidak hanya memberikan edukasi terkait praktik budidaya cabai yang efektif, tetapi juga membagikan sampel produk unggulan seperti Pupuk NPG 16-16-16-TE dan NPG Booster 13-6-27-4-TE sebagai bentuk pendekatan langsung kepada petani.
Pada lahan seluas ±1.700 meter persegi tersebut, seluruh siklus budidaya cabai mulai dari fase vegetatif hingga generatif menggunakan Pupuk NPG secara penuh.
Hasilnya terukur. Tanaman telah memasuki petikan ke-13 dengan kondisi tetap optimal: tidak ditemukan gejala layu, struktur batang kuat, serta produktivitas buah yang masih tinggi dan konsisten. Ini menjadi indikator penting bahwa formulasi pupuk NPG mampu menjaga stabilitas tanaman bahkan dalam kondisi cuaca yang kurang ideal.
Lebih relevan lagi, performa ini terjadi di tengah curah hujan yang masih tinggi, salah satu faktor risiko utama dalam budidaya cabai karena rentan memicu penyakit dan penurunan hasil panen. Namun, pada demplot ini, tanaman tetap sehat tanpa indikasi serangan hama signifikan seperti patek.
Dalam kesempatan ini, NPGF juga memperkenalkan produk baru berupa MKP dan KNO3 sebagai bagian dari penguatan portofolio nutrisi tanaman.
Pak Supriyanto selaku pemilik lahan menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan program ini:
“FFD seperti ini sangat berdampak langsung bagi kami. Harapannya bisa terus dilakukan secara rutin, sehingga semakin banyak petani, termasuk KWT di wilayah ini yang mendapatkan manfaat nyata dan bisa meningkatkan hasil pertanian mereka dengan Pupuk NPG.”
Dari sisi penyuluh, validasi juga datang dari lapangan. Pak Amrul Jihad, PPL yang mendampingi wilayah Desa Ngablak, Kemiren, dan Mantingan, menekankan relevansi kegiatan ini:
“Momentum FFD ini tepat karena dilakukan saat curah hujan masih tinggi. Di kondisi seperti ini, edukasi menjadi krusial. Yang menarik, hasil di lahan ini menunjukkan bahwa penggunaan Pupuk NPG tetap mampu menjaga kesehatan tanaman tanpa serangan hama seperti patek. Ini menjadi bukti nyata bagi petani.”
Sementara itu, Cika Deswert selaku Public Relations NPGF yang turut hadir menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun kepercayaan pasar berbasis kinerja riil:
”Kami tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi pada hasil yang terukur dan dapat direplikasi. FFD menjadi sarana bagi kami untuk menunjukkan konsistensi kinerja produk NPGF dalam praktik budidaya secara langsung. Dengan pendekatan ini, kami mendorong peningkatan produktivitas petani secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.”
Kegiatan seperti FFD ini tidak hanya memperkuat brand di tingkat petani, tetapi juga menjadi bentuk validasi pasar yang mendorong peningkatan demand secara organik. Konsistensi pelaksanaan program ini berperan dalam memperkuat basis pendapatan perusahaan, sekaligus menciptakan fondasi pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Melalui kombinasi antara demonstrasi produk, edukasi, dan ekspansi portofolio, NPGF memposisikan diri tidak hanya sebagai produsen pupuk, tetapi sebagai mitra pertanian yang berorientasi pada hasil...
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) berhasil mengamankan kontrak senilai Rp217 miliar dari segmen perkebunan kelapa sawit pada awal tahun 2026. Kontrak ini menjadi tonggak penting bagi perseroan dalam memperkuat kinerja penjualan sekaligus memperluas penetrasi pasar di sektor agribisnis strategis.
Nilai kontrak tersebut setara dengan sekitar 97% dari pendapatan perseroan pada tahun sebelumnya, sehingga memberikan visibilitas pendapatan yang signifikan sejak awal 2026 serta mendukung perencanaan produksi dan distribusi yang lebih terukur. Produk yang tercakup dalam kontrak ini meliputi pupuk NPK serta formulasi nutrisi tanaman yang dirancang sesuai karakteristik lahan dan fase pertumbuhan kelapa sawit.
Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa kontrak ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk dan layanan perseroan.
“Keberhasilan NPGF mengamankan kontrak PO senilai Rp217 miliar di awal tahun 2026 merupakan hasil dari konsistensi perseroan dalam menjaga kualitas produk, ketepatan distribusi, serta pendekatan yang berfokus pada kebutuhan pelanggan perkebunan,” ujar Ujang Suparman.
Ia menambahkan, perolehan kontrak ini turut memperkuat portofolio bisnis NPGF di tengah pengembangan berbagai segmen agribisnis yang dijalankan perseroan.
“Kontrak ini menjadi modal awal yang penting bagi NPGF dalam menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2026. Dengan basis kontrak yang sudah terbentuk sejak awal tahun, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Sejalan dengan capaian tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 20% pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Manajemen menegaskan bahwa kontrak Rp217 miliar ini bukan bersifat satu kali (one-off), melainkan bagian dari pipeline penjualan berkelanjutan yan tengah dibangun perseroan.
Kontrak ini juga melengkapi langkah strategis perseroan dalam memperkuat struktur modal kerja. Hingga saat ini, NPGF telah memperoleh fasilitas kredit perbankan sebesar Rp54 miliar, sehingga perseroan memiliki kombinasi permintaan yang solid dan kapasitas pendanaan yang memadai untuk mengeksekusi strategi pertumbuhan.
Ke depan, NPGF akan terus memperkuat hubungan dengan pelanggan eksisting sekaligus membuka peluang kontrak baru di segmen perkebunan dan agribisnis komersial lainnya. Dengan fondasi tersebut, perseroan optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia pupuk yang andal bagi industri perkebunan nasional serta mendukung target pertumbuhan kinerja sepanjang 2026...