PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) Melaporkan Kinerja Keuangan Kuartal III Tahun 2024
Surabaya, 30 Oktober 2024 – PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (“NPGF”), salah satu perusahaan publik yang memproduksi bahan kimia pertanian dan pupuk. Pada tanggal 29 Oktober 2024, Perseroan mengumumkan laporan kinerja keuangan untuk kuartal ketiga tahun 2024. Laporan ini mencerminkan upaya Perseroan dalam mempertahankan stabilitas bisnis di tengah tantangan pasar sekaligus memperkuat komitmennya terhadap pertumbuhan berkelanjutan.
Pencapaian Keuangan Utama
Pada kuartal ketiga tahun 2024, NPGF mencatatkan beberapa pencapaian keuangan signifikan, yang mencakup:
• Peningkatan Pendapatan: Pada akhir September 2024, Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 100,77 miliar, yang menunjukkan peningkatan signifikan sebesar Rp 81,17 miliar dibandingkan dengan pendapatan sebesar Rp 19,60 miliar pada akhir September 2023. Pencapaian ini terutama didorong oleh peningkatan permintaan terhadap produk unggulan, yaitu pupuk NPK granul, pupuk NPK briket dan pupuk mikro.
• Laba Operasional: Laba operasional Perseroan hingga akhir September 2024 tercatat sebesar Rp 8,36 miliar, mengalami peningkatan signifikan sebesar 145,28% atau senilai Rp 26,82 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ketika Perseroan mencatatkan rugi operasional sebesar Rp 18,46 miliar.
• EBITDA: Perseroan mencatatkan EBITDA sebesar Rp 10,40 miliar, yang tumbuh sebesar 94,32% dibandingkan dengan EBITDA pada Kuartal II tahun 2024. Pencapaian ini menandakan kondisi keuangan yang solid dalam mendukung inisiatif pertumbuhan jangka panjang.
• Laba Bersih: Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 3,37 miliar, mencerminkan peningkatan signifikan sebesar 2,17 kali lipat dibandingkan dengan laba bersih pada Kuartal II tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 1,06 miliar.
Faktor Pendukung Pertumbuhan
Perseroan berhasil memperkuat posisi pasarnya dengan berbagai strategi, antara lain: • Diversifikasi Pasar: NPGF memperluas jangkauan pasar, tidak hanya segmen corporate, Perseroan juga menyasar ke segmen ritel, dengan tujuan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan aksesibilitas produk. Perseroan kini aktif memasuki pasar ritel, menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan petani individu dan konsumen akhir, serta memperkuat posisinya dalam industri agrikultur secara keseluruhan. • Efisiensi Operasional: Implementasi teknologi baru dan optimalisasi rantai pasokan menjadi faktor penting dalam menurunkan biaya produksi, yang berkontribusi pada peningkatan laba operasional. • Komitmen terhadap Keberlanjutan: NPGF juga berkomitmen untuk mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan.
Proyeksi dan Rencana Strategis
Target fiskal Perseroan pada tahun 2024 adalah meningkatkan pendapatan sebesar 187% dibandingkan tahun sebelumnya. Menyongsong kuartal terakhir tahun 2024, NPGF optimis dapat terus meningkatkan kinerja dengan fokus pada ekspansi pasar dan penguatan hubungan dengan pelanggan utama. Perseroan berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi di beberapa fasilitas utama dan memperluas jaringan distribusi di seluruh Indonesia.
Tentang PT Nusa Palapa Gemilang Tbk
Perseroan telah beroperasi sejak tahun 2001 dan bergerak di bidang usaha produksi, pemasaran, dan perdagangan pupuk buatan majemuk hara makro primer. Pada tahun 2023, PT Nusa Palapa Gemilang Tbk memproduksi pupuk NPK dengan sistem dry granulation. NPGF terdaftar secara publik di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 14 April 2021. Dengan pengalaman bertahun-tahun dan dedikasi terhadap inovasi, Perseroan terus berkomitmen untuk memberikan produk dan layanan terbaik kepada pelanggannya.
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi: Sekretaris Perusahaan T +6231 8485665 | F +6231 8495095 corporatesecretary@ptnpg.com www.ptnpg.com
Siaran pers ini telah disiapkan oleh PT Nusa Palapa Gemilang Tbk. ("NPGF") dan diedarkan hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan rekomendasi perihal saham NPGF. NPGF tidak bertanggung jawab atas konsekuensi yang mungkin timbul sebagai akibat dari ketergantungan pada seluruh atau sebagian isi dari siaran pers ini. NPGF, perusahaan afiliasinya, karyawan, serta agen masing-masing tidak menerima tanggung jawab atas segala bentuk kesalahan, kelalaian, maupun ketidakakuratan yang mungkin terjadi.
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) berhasil mengamankan kontrak senilai Rp217 miliar dari segmen perkebunan kelapa sawit pada awal tahun 2026. Kontrak ini menjadi tonggak penting bagi perseroan dalam memperkuat kinerja penjualan sekaligus memperluas penetrasi pasar di sektor agribisnis strategis.
Nilai kontrak tersebut setara dengan sekitar 97% dari pendapatan perseroan pada tahun sebelumnya, sehingga memberikan visibilitas pendapatan yang signifikan sejak awal 2026 serta mendukung perencanaan produksi dan distribusi yang lebih terukur. Produk yang tercakup dalam kontrak ini meliputi pupuk NPK serta formulasi nutrisi tanaman yang dirancang sesuai karakteristik lahan dan fase pertumbuhan kelapa sawit.
Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa kontrak ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk dan layanan perseroan.
“Keberhasilan NPGF mengamankan kontrak PO senilai Rp217 miliar di awal tahun 2026 merupakan hasil dari konsistensi perseroan dalam menjaga kualitas produk, ketepatan distribusi, serta pendekatan yang berfokus pada kebutuhan pelanggan perkebunan,” ujar Ujang Suparman.
Ia menambahkan, perolehan kontrak ini turut memperkuat portofolio bisnis NPGF di tengah pengembangan berbagai segmen agribisnis yang dijalankan perseroan.
“Kontrak ini menjadi modal awal yang penting bagi NPGF dalam menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2026. Dengan basis kontrak yang sudah terbentuk sejak awal tahun, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Sejalan dengan capaian tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 20% pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Manajemen menegaskan bahwa kontrak Rp217 miliar ini bukan bersifat satu kali (one-off), melainkan bagian dari pipeline penjualan berkelanjutan yan tengah dibangun perseroan.
Kontrak ini juga melengkapi langkah strategis perseroan dalam memperkuat struktur modal kerja. Hingga saat ini, NPGF telah memperoleh fasilitas kredit perbankan sebesar Rp54 miliar, sehingga perseroan memiliki kombinasi permintaan yang solid dan kapasitas pendanaan yang memadai untuk mengeksekusi strategi pertumbuhan.
Ke depan, NPGF akan terus memperkuat hubungan dengan pelanggan eksisting sekaligus membuka peluang kontrak baru di segmen perkebunan dan agribisnis komersial lainnya. Dengan fondasi tersebut, perseroan optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia pupuk yang andal bagi industri perkebunan nasional serta mendukung target pertumbuhan kinerja sepanjang 2026...
Kinerja NPGF Menguat, Penjualan Tumbuh 33,4 Persen dan Produksi Melonjak 69 Persen Tahun 2025
Gresik, 19 Januari 2026 - PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) mencatatkan penguatan kinerja sepanjang 2025. Perseroan membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 33,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan kenaikan kinerja produksi yang mencapai 69 persen secara tahunan (year-on-year).
Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan dalam mengoptimalkan kapasitas produksi serta menjaga kesinambungan pasokan untuk memenuhi permintaan pasar. Peningkatan produksi yang signifikan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan penjualan secara konsisten.
Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari penguatan fundamental operasional perusahaan.
“Kami melakukan pembenahan pada perencanaan produksi, efisiensi proses, dan penguatan distribusi. Dengan kapasitas yang lebih siap, perusahaan dapat merespons kebutuhan pasar dengan lebih cepat dan stabil,” ujar Ujang Suparman.
Menurutnya, lonjakan produksi memberikan ruang yang lebih besar bagi perseroan untuk menjaga ketersediaan produk di pasar, sekaligus memperkuat hubungan dengan jaringan distribusi.
Memasuki 2026, manajemen menetapkan fokus strategis pada penguatan pemasaran. Setelah melalui fase peningkatan kapasitas dan konsolidasi operasional, NPGF akan mengarahkan strategi pada peningkatan penetrasi pasar, penguatan merek, serta optimalisasi jaringan distribusi.
“Tahun 2026 kami posisikan sebagai tahun pemasaran. Fokus utama kami adalah memaksimalkan potensi pasar dari kapasitas yang sudah tersedia, dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” jelas Ujang.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, perseroan juga akan meluncurkan produk baru, yaitu Mono Potassium Phosphate (MKP) dan Potassium Nitrate (KNO₃). Produk ini diharapkan dapat melengkapi portofolio NPGF, khususnya untuk segmen pertanian dan perkebunan dengan kebutuhan nutrisi tanaman yang lebih spesifik.
Manajemen menegaskan bahwa langkah ekspansi ke depan akan tetap dilakukan secara terukur, dengan fokus pada efisiensi, kualitas produk, dan kesinambungan pertumbuhan. Dengan kinerja produksi yang telah diperkuat serta agenda pemasaran dan inovasi produk di 2026, NPGF optimistis dapat memperkuat posisinya di industri pupuk nasional. ..
NPGF mengumumkan rencana peluncuran dua produk pupuk larut air (water soluble) terbaru, yaitu MKP (Mono Potasium Fosfat) dan KNO₃ (Kalium Nitrat) pada awal tahun 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas portofolio dan memperkuat fundamental operasional di sektor pertanian modern.
Direktur Utama NPGF, Ujang Suparman, menjelaskan bahwa pengembangan pupuk larut air merupakan respons terhadap meningkatnya kebutuhan pasar akan solusi pemupukan presisi.
“Pertanian saat ini bergerak menuju efisiensi input dan konsistensi hasil. Produk water soluble seperti MKP dan KNO₃ mampu memberikan respons cepat dan tingkat penyerapan tinggi,” ujarnya.
Menurut Ujang, kedua produk tersebut sepenuhnya bebas klor, sehingga cocok untuk komoditas bernilai tinggi dan tanaman sensitif. NPGF menekankan bahwa pengembangan MKP dan KNO₃ sejalan dengan kebutuhan nasional untuk menjaga stabilitas produksi pertanian dan perkebunan.
“Efisiensi nutrisi dan stabilitas produksi adalah bagian dari kontribusi kami terhadap agenda ketahanan pangan. Produk dengan kemurnian tinggi akanmembantu petani dan perkebunan mendapatkan hasil yang lebih konsisten,” tambah Ujang.
Pupuk MKP memiliki fosfor dan kalium tinggi yang ideal untuk pembungaan danpembuahan, sedangkan KNO₃ menyediakan nitrogen nitrat yang langsung diserap tanaman, serta kalium untuk kualitas dan daya simpan hasil panen.
Kombinasi keduanya mendukung produktivitas sekaligus kebutuhan nutrisi spesifik hortikultura dan perkebunan.
Dari sisi kinerja, NPGF memproyeksikan bahwa MKP dan KNO₃ akan mulai memberikan kontribusi penjualan secara bertahap sejak tahun pertama peluncuran.
Perusahaan memperkirakan kedua produk ini dapat menyumbang porsi signifikanterhadap pertumbuhan penjualan 2026, seiring meningkatnya adopsi pupuk larut air di pasar domestik.
Kontribusi tersebut diharapkan berasal dari segmen pertanian dan perkebunan, didukung oleh semakin luasnya penerapan berbagai metode aplikasi pemupukan presisi.
Untuk mendukung target tersebut, NPGF telah menyiapkan rangkaian uji lapangan, penguatan kontrol mutu dengan standar kelarutan di atas 99%, serta materi edukasi teknis bagi distributor dan tim pemasaran.
Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat penetrasi pasar sekaligus menjaga konsistensi kualitas produk.
Ujang menilai bahwa peluncuran MKP dan KNO₃ memiliki arti strategis bagi perusahaan.
“Kami terus memperkuat lini produk dan kinerja operasional secara bertahap. Fokus kami adalah menghadirkan solusi yang relevan, modern, dan berorientasi jangka panjang bagi sektor pertanian dan perkebunan,” katanya.
Peluncuran resmi dijadwalkan pada kuartal pertama 2026 dan akan diikuti rangkaian publikasi, demplot, serta kampanye efisiensi pemupukan di berbagai daerah...